Senin, 19 November 2012

KERAJINAN TANGAN KHAS ACEH





Bros Rencong Aceh





Rencong (Reuncong) adalah senjata tradisional dari Aceh. Rencong selain simbol kebesaran para bangsawan, merupakan lambang keberanian para pejuang dan rakyat Aceh di masa perjuangan. Keberadaan rencong sebagai simbol keberanian dan kepahlawanan masyarakat Aceh terlihat bahwa hampir setiap pejuang Aceh, membekali dirinya dengan rencong sebagai alat pertahanan diri. Namun sekarang, setelah tak lagi lazim digunakan sebagai alat pertahanan diri, rencong berubah fungsi menjadi barang kerajinan tangan khas aceh( cinderamata) yang dapat ditemukan hampir di semua toko kerajinan khas Aceh.
Bentuk bros rencong berbentuk kalimat bismillah, gagangnya yang melekuk kemudian menebal pada sikunya merupakan aksara Arab Ba, bujuran gagangnya merupaka aksara Sin, bentuk lancip yang menurun kebawah pada pangkal besi dekat dengan gagangnya merupakan aksara Mim, lajur besi dari pangkal gagang hingga dekat ujungnya merupakan aksara Lam, ujung yang meruncing dengan dataran sebelah atas mendatar dan bagian bawah yang sedikit keatas merupakan aksara Ha.Rangkain dari aksara Ba, Sin, Lam, dan Ha itulah yang mewujudkan kalimat Bismillah. Jadi pandai besi yang pertama kali membuat rencong, selain pandai maqrifat besi juga memiliki ilmu kaligrafi yang tinggi. Oleh karena itu , rencong tidak digunakan untuk hal-hal kecil yang tidak penting, apalagi untuk berbuat keji, tetapi rencong hanya digunakan untuk mempertahankan diri dari serangan musuh dan berperang di jalan Allah.
Bros Rencong biasanya dibuat dari besi-besi pilihan, yang di padu dengan logam emas, perak, tembaga, timah . Gagang rencong ada yang berbentuk lurus dan ada pula yang melengkung keatas. Akan tetapi ada juga yang dibuat dari kayu yang diukir indah dengan khas aceh berupa ukiran-ukiran berbentuk daun-daunan kecil yang berliku-liku.

1 komentar:

ima nadira mengatakan...

blh ni dijadiin souvenir.
keren..keren..